Jayapura, Kanaltimur.id — Memaknai ulang tahun ke-68 PT Pertamina (Persero) sebagai momentum berbagi, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menggelar syukuran bersama 375 anak yatim yang berada di delapan panti asuhan di wilayah timur Indonesia. Kegiatan ini menjangkau Jayapura, Merauke, Ternate, Ambon, hingga Tual—sebuah peta empati yang membentang luas, bukan sekadar seremoni.
Perayaan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada panti asuhan serta bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat belajar sekaligus simbol kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menegaskan bahwa peringatan HUT kali ini sengaja dirayakan dengan cara sederhana namun bermakna.
Menurut Awan, berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan merupakan wujud rasa syukur sekaligus pengingat bahwa energi bukan hanya soal distribusi BBM, tetapi juga tentang menyalakan harapan. Ia menyampaikan bahwa doa dan kebersamaan menjadi pelengkap kebahagiaan di hari ulang tahun perusahaan pelat merah tersebut.
Kunjungan dilakukan langsung ke sejumlah panti asuhan, di antaranya Panti Asuhan Pembawa Terang Holtekamp, Harapan Kita Sentani, Muhammadiyah Abepura, Air Mata Mama Dok 8 Jayapura, Kartini Merauke, Al Muslih Ternate, Yayasan Al Madinah Ambon, serta Bhakti Luhur Loon di Tual. Kehadiran tim Pertamina di lokasi-lokasi ini disambut hangat oleh para pengurus dan anak-anak.
Selain kegiatan berbagi, acara juga diisi dengan doa bersama. Doa dipanjatkan agar Pertamina senantiasa menjalankan amanah pelayanan energi, khususnya di kawasan timur Indonesia, serta bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana alam di berbagai daerah. Awan menuturkan, di tengah upaya bantuan nyata dan pemulihan distribusi energi di wilayah terdampak bencana, doa menjadi ikhtiar yang tak kalah penting.
Apresiasi datang dari pengelola panti asuhan. Ketua Yayasan Panti Asuhan Harapan Kita Sentani, Morgan Daulay, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menilai kunjungan tersebut bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menghadirkan dukungan moral bagi anak-anak binaan.
Hal serupa disampaikan Pengurus Panti Asuhan Bhakti Luhur Loon, St. Theresia. Ia mengaku bersyukur karena perhatian Pertamina menjangkau hingga wilayah kepulauan kecil di Tual. Menurutnya, bantuan dan kebersamaan ini memberi dorongan besar bagi anak-anak untuk terus mengasah kemampuan dan mengejar cita-cita, meski berada dalam keterbatasan.
Kebahagiaan juga terpancar dari anak-anak panti asuhan. Morinde Morim, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan kegembiraannya bisa merayakan ulang tahun Pertamina bersama. Ia mendoakan agar Pertamina terus berkembang dan diberkati dalam setiap pelayanannya kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menunjukkan bahwa usia ke-68 bukan sekadar angka, melainkan penegasan komitmen untuk terus hadir, berbagi, dan bertumbuh bersama masyarakat—dari kota hingga pulau terluar, dari energi hingga empati.[red]
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!

