Manokwari, kanaltimur.id — Menutup lembaran tahun 2025 dan membuka babak baru 2026, Kantor Inspektorat Provinsi Papua Barat menggelar Ibadah Natal bersama yang dirangkai dengan acara lepas sambut Tahun Baru 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Papua Barat, Rabu (14/1/2026), dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan.

Ibadah dipimpin oleh Pendeta Welly Rumbarar dengan mengangkat tema nasional “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”. Tema tersebut dimaknai secara lebih luas, tidak hanya menyentuh kehidupan keluarga di rumah, tetapi juga relasi dan tanggung jawab bersama di lingkungan kerja sebagai satu komunitas pelayanan publik.
Dalam renungannya, Pdt. Welly menekankan bahwa kualitas kerja aparatur negara berakar dari karakter pribadi yang dibangun sejak dalam keluarga. Ia mengajak ASN, PPPK, dan tenaga honorer untuk menumbuhkan iman yang dewasa, komunikasi yang sehat, serta sikap saling menghormati. Nilai-nilai spiritual seperti doa, kedisiplinan, dan kejujuran disebutnya sebagai fondasi moral yang menentukan cara seseorang bekerja dan melayani.
Menurutnya, iman yang nyata tidak berhenti pada ritual, tetapi tercermin dalam etika kerja, kesabaran menghadapi tantangan, serta cara memperlakukan rekan kerja dan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Inspektur Papua Barat Dr. Erwin P. H. Saragih, S.H., M.H., mengajak seluruh jajaran Inspektorat untuk menjadikan pergantian tahun sebagai momentum evaluasi dan pembaruan. Ia menegaskan bahwa tahun 2025 harus menjadi cermin untuk melihat kekurangan, sementara 2026 menjadi titik awal memperkuat komitmen, disiplin, dan etos kerja.
Erwin menekankan pentingnya membangun hubungan kerja yang harmonis, terbuka terhadap kritik, serta berani melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Ia juga mengingatkan agar setiap tugas dan arahan pimpinan dijalankan secara berjenjang, profesional, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.
Lebih dari sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bahwa pengawasan yang kuat tidak hanya lahir dari aturan dan prosedur, tetapi juga dari karakter aparatur yang berintegritas serta kerja tim yang solid.
Dengan semangat Natal dan tekad baru di awal 2026, Inspektorat Papua Barat diharapkan semakin mantap melangkah sebagai institusi pengawasan yang profesional dan terpercaya. Sebab pada akhirnya, kinerja yang bersih dan bermutu bukan semata soal laporan yang rapi, melainkan tentang hati yang jujur dan tim yang sehat dalam melayani.[ars]
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!

